Senin, 25 Juli 2016

Negara Terkecil Di Dunia - 7 Negara Dengan Wilayah Dan Ukuran Terkecil D...

Kerajaan Tavalora

Tavolara, Kerajaan Terkecil di Dunia
Tak jauh dari Pantai Sardinia, Italia terdapat sebuah pulau terasing bernama Tavolara. Untuk sampai di pulau ini, harus menyeberangi lautan dan kemudian mendaki gunung setinggi lima kilometer.

Pulau ini terletak di lereng tanah yang sempit dengan pantai berpasir yang sangat panjang. Pulau tersebut hanya berpenghuni di sebagian wilayahnya. Nah, di wilayah inilah keluarga Giuseppe Bertoleoni dan seluruh keturunannya tinggal selama dua ratus tahun.

Tavolara, Kerajaan Terkecil di Dunia
Tavolara, Kerajaan Terkecil di Dunia
Quote:Sedikit Liputan Menengai Kerajaan TavolaraQuote:Giuseppe BertoleoniQuote:Tavolara, Kerajaan Terkecil di Dunia

Bertoleoni adalah keluarga yang berkuasa di "Kerajaan Tavolara" (Sardinia, Italia), diklaim sebagai "kerajaan terkecil di dunia". Para anggota keluarga ini juga satu-satunya penduduk pulau ini. Giuseppe Bertoleoni adalah seorang imigran Genovese yang tiba di Pulau Tavolara pada 1807. Pada awalnya, ia hanya bertujuan untuk tinggal di sana bersama kedua istri dan anak-anaknya. Hal itu disebabkan mereka ingin menghindari biaya menjalani kehidupan bigami (beristri dua).

Tavolara, Kerajaan Terkecil di Dunia
Quote:Adanya Kambing Bergigi EmasQuote:Tavolara, Kerajaan Terkecil di Dunia
Kambing-kambing yang memiliki bergigi emas ini dikarenakan lumut dan rumput laut yang mereka makan.

Tavolara, Kerajaan Terkecil di Dunia
Quote:Mendapat Kunjungan dari Raja SardiniaQuote:Tavolara, Kerajaan Terkecil di Dunia
Karena terkenalnya kambing bergigi emas dari Pulau Tavolara, kabar ini terdengar ke penguasa Sardinia, Carlo Alberto. Carlo Alberto kemudian memutuskan untuk berburu hewan tersebut ke Pulau Tavolara di tahun 1836. Pada kesempatan itu, ia bertemu anak dari Giuseppe Bertoleoni and Laura Ornano berusia 24 tahun bernama Paolo yang keluar menyambut raja dan memperkenalkan diri sebagai Raja Tavolara.

Setelah menghabiskan tiga hari di pulau sebagai tamu Bertoleoni's, Carlo Alberto merasa senang dengan penyambutannya dan langsung menyatakan "Paulo, Anda benar-benar Raja Tavolara!".

Tavolara, Kerajaan Terkecil di Dunia
Quote:Berakhirnya kedaulatan keluarga BertoleoniQuote:Tavolara, Kerajaan Terkecil di Dunia
Pada tahun 1934, kedaulatan keluarga Bertoleoni resmi berakhir ketika pulau dianeksasi oleh Italia. Kemudian pada tahun 1962, NATO mendirikan basis di bagian timur pulau yang membuat hampir setengah pulau terlarang untuk warganya.

Hingga saat ini, keluarga Bertoleoni hanya tinggal memiliki 50 hektar pulau. Meskipun tak ada lagi yang berkuasa, namun keluarga mereka tetap melayani dan berperan sebagai pelindung pulau. Mereka mempertahankan diri dengan berternak kambing di pertanian dan memancing. Serta menjual barang-barang di toko untuk wisatawan. Kemudian mereka juga menjalankan dua restoran di pulau.

istana raja malaysia

Laporan dari Malaysia

Istana Raja Malaysia, Mewah Banget!

Marwan - detikTravel - Kamis, 31/01/2013 19:34 WIB
Kuala Lumpur - Istana raja sebagai simbol kekuasaan, pasti dibangun dengan sangat megah. Istana Negara Malaysia di Kuala Lumpur pun berdiri gagah dengan kubah emas yang berkilauan di atas bukit.

Setelah mengelilingi daerah Putrajaya, pemenang Gowes Keliling Malaysia diajak keliling Kuala Lumpur untuk melihat-lihat tempat bersejarah. Salah satunya Istana Negara di Jalan Duta, Kuala Lumpur

Istana berkubah mas ini adalah istana baru menggantikan istana lama yang berada di Jalan Istana. Karena alasan dan pertimbangan tertentu pemerintah Malaysia memutuskan untuk memindahkan istana lama tersebut ke istana yang baru. Sementara istana lama dijadikan Museum Diraja.

Resminya, istana yang dibangun di atas tanah seluas 241,3 hektar ini baru digunakan pada tanggal 15 November 2011. Pemindahan dilakukan dengan cara simbolik dengan memindahkan bendera pribadi Raja Malaysia Yang Dipertuan Agong. detikTravel dan pemenang Gowes Keliling Malaysia, mampir ke tempat ini pada Sabtu (26/1/2013).

Istana negara adalah tempat tinggal resmi Yang Dipertuan Agong. Saat ini kekuasaan kerajaan dipegang oleh Tuanku Abdul Halim dari Negeri Kedah. Di Malaysia ada 9 Sultan yang digilir setiap 5 tahun sekali. Keunikan bentuk bangunan yang luas dan megah menjadikan Istana Negara ini sebagai salah satu tempat yang banyak dikunjungi para turis mancanegara.

Memiliki 4 pintu masuk. Setiap pintu punya peranan yang berbeda-beda. Istana ini diperuntukan untuk menjamu para tamu-tamu kehormatan atau dari negara-negara sahabat.

Di pintu gerbang istana negara ada 4 penjaga yang berasal dari 2 Rejimen Askar Melayu Diraja serta 2 Korps Artileri DiRaja atau prajurit berkuda.

Beruntungnya, pemenang Gowes Keliling Malaysia berada di Istana Negara, bertepatan dengan jam pertukaran atau ganti shift penjagaan istana. Proses pergantian dilakukan dengan ritual upacara kecil. Pergantian Rejimen Askar Melayu dilakukan setiap 2 jam sekali, sementara pasukan berkuda dilakukan setiap 1 jam sekali.

Wisatawan dilarang masuk ke dalam komplek Istana Negara. Tapi pengunjung dengan bebas bisa berfoto dengan para penjaga istana.

(wan/fay)
Pemenang Gowes Keliling Malaysia berpose dulu di pintu gerbang Istana Negara (Marwan/detikTravel)

10 kerajaan terbesar dunia.

Banyak kerajaan di dunia ini. Ada yang masih berkembang dan berjalan hingga saat ini, namun ada pula yang sudah tenggelam. Namun demikian, dari sekian banyak kerajaan, setidaknya ada 10 kerajaan terbesar di dunia ini.
1. Kekaisaran Ottoman (Turki 1299–1923)
Ilustrasi: Sultan Salim III saat berada di hadapan pasukan dan pengawal-pengawalnya. (wikimedia)
Adalah kerajaan Islam berlangsung dari 1 November 1299 sampai 24 Juli 1924. Pada masa kejayaannya, kekaisaran ini meliputi 3 benua, mengatur sebagian besar Asia Barat, Timur dan Tenggara Eropa, daerah pegunungan Kaukasus dan Afrika Utara. Kekaisaran ini berlangsung paling lama yaitu selama 7 abad. Mereka juga toleran terhadap umat Kristen dan Yahudi.
2. Kerajaan Inggris
Kerajaan Inggris terdiri dari domini, koloni, protektorat, mandat dan semua wilayah yang di atur oleh kerajaan Inggris. Sampai tahun 1922 Kerajaan Inggris memiliki 450 juta jiwa dan itu merupakan 1/4 penduduk dunia waktu itu. Wilayahnya seluas 33.700.000 km2. dan mempunyai kekuatan militer paling besar dalam sejarah
3. Kerajaan Mogul (1526–1858)
Kerajaan Mogul adalah kerajaan Islam yang mengatur sebagian besar wilayah India dan berawal pada 1526. Kerajaan ini mengatur sebagian besar Asia Selatan pada akhr abad 17 dan awal abad 18 dan berakhir pada pertengahan abad 19. Kerajaan Mogul adalah keturunan dari Timurid dari Turkistan pada tahun 1700-an, kerajaan ini mencakup seluruh daratan India. Wilayahnya pada waktu itu 4.000.000 km2.
Kerajaan ini bermula dari kepemimpinan Jalaluddin Mohammad Akbar atau Akbar yang Agung dan berakhir pada 1707 setelah kematian Kaisar Aurangzeb meskipun masih berlangsung sampai 150 tahun kemudian. Pada masa ini ilmuwan Muslim mengawali peradaban ilmu pengetahuan modern.
Kharkorum, salah satu peninggalan kerajaan Mongolia. (wikimedia)
4. Kekaisaran Mongolia (1206–1368)
Kekaisaran Mongolia berawal dari abad 13 sampai abad 14. Wilayahnya membentang dari eropa timur ke Asia. Kekaisaran ini adalah gabungan dari bangsa Mongol dan Turki setelah Genghis Khan diproklamirkan sebagai pemimpinnya pada 1206. Pada masa puncak kejayaanya, wilayahnya membentang dari Sungai Danube di eropa sampai ke laut jepang. dan dari Benua Artika sampai ke Kamboja. Luas wilayahnya mencapai 24.000.000 km2. Pada 1294, kekaisaran mongol pecah menjadi 4 bagian.
5. Kekaisaran Rusia (1721–1917)
Kekaisaran ini berawal dari 1721 dan berakhir pada Revolusi Rusia 1917. Kekaisaran ini adalah kelanjutan dari Tsar Rusia dan menjadi Uni Soviet. Pada 1866, kekaisaran ini memperluas wilayahnya dari Eropa timur ke Asia dan Afrika Utara. Pada awal abad 19, Rusia adalah negara terbesar di dunia. Wilayahnya mencakup Benua Artika di utara sampai Laut Hitam di selatan, Laut Baltik di barat sampai ke Samudra Pasifik di sebelah timur.
6. Dinasti Qing (1890–1912)
Dinasti Qing adalah dinasti terakhir di China. Bermula dari Dinasti Ming dan berlanjut dalam bentuk Republik Rakyat China. Dinasti ini dibentuk oleh klan Manchuria Aisin Gioro (sekarang timur laut china). Berawal dari tahun 1644 dan memperluas wilayahnya di sekitar china membentuk Kekaisaran Qing yang Agung. Dinasti ini menyatukan china pada 1683. Dinasti Qing kemudian jatuh setelah Revolusi Xinhai, ketika Empress Dowager Longyu melepaskan tahtanya sebagai kaisar, Puyi pada 12 Februari 1912. Wilayahnya mencapai 14.700.000 km2.
7. Kekalifahan Umayyah (661 M – 750 M)
Sistem Kekalifahan adalah suatu bentuk pemerintahan Islam sebagai bentuk kesatuan politik dan kepemimpinan Muslim di seluruh dunia. Kalifah adalah pemimpin muslim setelah Nabi Muhammad.
Kekalifahan Umayyah adalah kalifah kedua dari 4 kalifah dan di atur oleh Dinasti Umayyah. Nama ini diambil dari Umayya ibn Abd Shams, moyang dari Kalifah Umayyah yang pertama. Meskipun keluarga Umayyah berasal dari Mekah, mereka memilih Damaskus sebagai ibukotanya. Kekalifahan Umayyah ini adalah bangsa Arab-Islam terbesar dalam sejarah. Luas wilayahnya mencapai 5.000.000 km2.
Koloseum Roma (wikimedia)
8. Kekaisaran Romawi (27 SM– 476/1453 M)
Tipe pemerintahan kerajaan ini adalah aristokastik dan wilayahnya meliputi Eropa dan sekitar Mediterania. Kerajaan ini lemah setelah diterpa perang sipil. Beberapa peristiwa perubahan sistem pemerintahan dari Republik ke Kerajaan ditandai dari terpilihnya Julius Caesar sebagai diktator yang berkuasa pada 44 SM, dan Perang Actium ( 2 September 31 SM). Perluasan wilayah Romawi bermula ketika sistem pemerintahanya berbentuk republik, dan mencapai puncak kejayaannya sewaktu berbentuk kekaisaran, tepatnya Kaisar Trajan. Luas wilayahnya pada waktu itu adalah 6.500.000 km persegi. Karena kerajaan ini berlangsung sangat lama, pengaruhnya dalam bahasa, agama, arsitektur, filosofi, hukum dan sistem pemerintahanya tetap ada sampai sekarang.
9. Kerajaan Persia (550 SM–330 SM)
Kerajaan Persia, Iran Kuno, adalah perkembangan dari kerajaan Median, mengatur sebagian besar wilayah arab dan sekitarnya. Median dan Persia juga dikenal sebagai kerajaan Medo-Persia adalah gabungan dari kerajaan-kerajaan sebelum masanya. Dibangun oleh Sirus Yang Agung dan menguasai beberapa benua yaitu Asia, Eropa dan Afrika.
Pada masa puncaknya, kerajaan ini meliputi wilayah Iran, Afganistan, Pakistan, beberapa bagian Asia tengah, Asia Kecil, Thrace (Eropa Tenggara-Balkan) dan Makedonia, sebagian besar wilayah sekitar Laut Hitam, Irak, Arab Utara, Yordania, Palestina, Israel, Lebanon, Syria, Mesir Kuno sampai ke Libya. Dalam sejarah bangsa Barat, kerajaan ini tercatat sebagai musuh dari Kerajaan Yunani dalam Perang Greco-Persia, sebagai antisipasi dari budak termasuk diantaranya bangsa Yahudi sebagai tahanan bangsa Babilonia dan kemauan untuk penggunaan bahasa yang sama dalam wilayah ini.
Kerajaan Persia ini kemudian diserang oleh Aleksander III dari Makedonia dan sesudah itu kerajaan inipun (Makedonia) runtuh dan tercerai-berai pada 330 SM menjadi Kerajaan Ptolemaic (Mesir) dan Kerajaan Seleucid.
Kerajaan ini adalah kerajaan terbesar dalam sejarah. Pada masa puncak kejayaannya, wilayahnya melampaui 8.000.000 km persegi.
10. Kerajaan Akkadia (2300 SM–2200 SM)
Kerajaan Akkadia berpusat di kota Akkad (Irak Kuno). Bangsa Akkadia nenek moyang bangsa-bangsa Babilonia dan Assyria. Keraajan ini berada pada puncak kejayaannya pada abad ke 24 dan 22 sebelum Masehi. Ini dianggap sebagai kerajaan pertama yang ada di bumi. Luas wilayahnya mencapai 0.8 juta km persegi.

Jumat, 01 Juli 2016

Peta Dunia Dari Masa Ke Masa


World Map 2nd Century


Spoiler for map:
Keterangan : peta dunia Ptolemy. 150 AD.
Claudius Ptolemaeus, yang dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Ptolemeus, adalah seorang ahli matematika, geografi, astronom dan astrolog yang livied dalam budaya Helenistik Romawi Mesir. Salah satu karya utamanya adalah miliknya Geographia, sebuah kompilasi dari apa yang diketahui tentang geografi dunia dalam Kekaisaran Romawi pada waktunya.
Peta adalah rekonstruksi dibuat pada abad 15
Quote:
World Map 7th Century

Spoiler for map:

Keterangan : UNTUK peta dari abad ke-7, awal Abad Pertengahan, dengan deskripsi dunia menurut para Etymologiae dari Isidore dari Sevilla, yang merupakan Uskup Agung Sevilla / Spanyol selama lebih dari tiga dekade. T ini dan peta O adalah salinan dari abad ke-12.
Quote:
World Map 11th Century

Spoiler for map:

Keterangan: "Kapas" dari peta dunia Anglo-Saxon (c. 1040) muncul dalam salinan karya klasik pada geografi (British Library, Cotton MSS, Tib B. V, folio 56..)
Quote:
World Map 12th Century

Spoiler for map:

Keterangan: World map Made in 1190 oleh teologi Augustodunenesis Jerman atau Burgundi di Karibia, juga dikenal sebagai Honorius dari Autun.
Quote:
World Map 12th Century

Spoiler for map:

Keterangan : peta dunia Al Idrisi.
Dibuat oleh pembuat peta Arab dan geografi Abu Abd Allah Muhammad al-Idrisi tahun 1154 di bawah istana Raja Roger II dari Sisilia.
Perhatikan bahwa selatan adalah di bagian atas peta.
Quote:
World Map 13th Century

Spoiler for map:

Deskripsi : "Doa Peta Dunia" adalah rinci ATAS Peta ditarik oleh pengarang yang tidak dikenal sekitar 1260.
Quote:
World Map 14th Century
Spoiler for map:

Deskripsi : Peta Dunia dibuat sekitar 1420 oleh kartografer Pietro Italia Vesconte.
Quote:
World Map 14th Century

Spoiler for map:

Europe


Spoiler for map:

Middle East


Spoiler for map:

East Asia


Keterangan: Atlas Katalan diproduksi di 1375 oleh kartografer Majorcan Abraham dan Jehuda Cresques adalah peta dunia yang paling penting Catalan Abad Pertengahan. Dunia peta awalnya terdiri dari berbagai daun.
Quote:
World Map 15th Century

Spoiler for map:

Keterangan: "Columbus peta" yang mungkin diambil oleh Christopher Columbus dan saudaranya Bartolomeo di Lisbon sekitar 1490 sebelum penemuan Dunia Baru, menunjukkan dunia yang dikenal di waktu mereka.
Quote:
World Map 15th Century

Spoiler for map:

Deskripsi: Dunia peta Hartmann Schedel diterbitkan dalam Schedel Chronicle Dunia tahun 1493 menunjukkan Eropa, Asia dan Afrika. Schedel (1440-1540) adalah seorang dokter Jerman, humanis dan sejarawan, salah satu kartografer pertama yang menggunakan mesin cetak.
Quote:
World Map 15th Century

Spoiler for map:

Deskripsi: peta dunia Sejarah dari Johannes de Armsshein, yang diterbitkan di 1482 di Ulm / Jerman pada dasar pandangan Ptolemeus dunia
.
Quote:
World Map 16th Century

Spoiler for map:

Keterangan: dunia yang diterbitkan oleh pembuat peta, astronom Belanda dan pendeta di 1594 Plancius Petrus.
Quote:
World Map 16th Century

Spoiler for map:

Deskripsi: Peta dunia 1552 oleh Siebenbuerger Saxon humanis dan Protestan Reformer Johannes Honterus.
Quote:
World Map 16th Century

Spoiler for map:

Deskripsi: Dunia peta, pembuat peta astronom penjelajah Belanda, dan pelukis Johannes Ruysch diterbitkan pada 1507. Pekerjaan Ruysch adalah peta tertua kedua dicetak dikenal menunjukkan Dunia Baru
Quote:
World Map 17th Century

Spoiler for map:

Keterangan: World map yang dibuat oleh pembuat peta Joan Belanda Blaeu pada tahun 1664.
Quote:
World Map 17th Century

Spoiler for map:

Deskripsi: Dunia peta dari 1666 oleh Peter Goos, seorang pembuat peta Belanda, pemahat dan toko buku
Quote:
World Map 18th Century

Spoiler for map:

Deskripsi: Dunia peta dengan angin perdagangan dari pembuat peta Herman Jerman atau Belanda (n) Moll pertama kali diterbitkan di Inggris 1719. Gambar dari Atlas Minor, 3rd edition, London 1736
Quote:
World Map 18th Century

Spoiler for map:

Deskripsi: Peta Dunia
Edisi pertama: Awal abad ke-18
Diterbitkan oleh: Kipriynov Vasily
Quote:
World Map 19th Century

Spoiler for map:

Peta Indonesia Zaman Dulu

Republik Indonesia disingkat RI atau Indonesia adalah negara di Asia Tenggara, yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.508 pulau, oleh karena itu ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara).Dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006,Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia

[Image: indonesia.jpg]



Pulau Sumatera
Sumatera – Pulau Emas

[Image: petasumatra.jpg?w=261&h=235]

Dalam berbagai prasasti, pulau Sumatera disebut dengan nama Sansekerta: Suwarnadwipa (“pulau emas”) atau Suwarnabhumi (“tanah emas”). Nama-nama ini sudah dipakai dalam naskah-naskah India sebelum Masehi. Sumatera juga dikenal sebagai pulau Andalas.

Pada masa Dinasti ke-18 Fir’aun di Mesir (sekitar 1.567SM-1.339SM), di pesisir barat pulau sumatera telah ada pelabuhan yang ramai, dengan nama Barus. Barus (Lobu Tua – daerah Tapanuli) diperkirakan sudah ada sejak 3000 tahun sebelum Masehi. Barus dikenal karena merupakan tempat asal kapur barus. Ternyata kamper atau kapur barus digunakan sebagai salah satu bahan pengawet mummy Fir’aun Mesir kuno.

Di samping Barus, di Sumatera terdapat juga kerajaan kuno lainnya. Sebuah manuskrip Yahudi Purba menceritakan sumber bekalan emas untuk membina negara kota Kerajaan Nabi Sulaiman diambil dari sebuah kerajaan purba di Timur Jauh yang dinamakan Ophir. Kemungkinan Ophir berada di Sumatera Barat. Di Sumatera Barat terdapat gunung Ophir. Gunung Ophir (dikenal juga dengan nama G. Talamau) merupakan salah satu gunung tertinggi di Sumatera Barat, yang terdapat di daerah Pasaman. Kabarnya kawasan emas di Sumatera yang terbesar terdapat di Kerajaan Minangkabau. Menurut sumber kuno, dalam kerajaan itu terdapat pegunungan yang tinggi dan mengandung emas. Konon pusat Kerajaan Minangkabau terletak di tengah-tengah galian emas. Emas-emas yang dihasilkan kemudian diekspor dari sejumlah pelabuhan, seperti Kampar, Indragiri, Pariaman, Tikus, Barus, dan Pedir. Di Pulau Sumatera juga berdiri Kerajaan Srivijaya yang kemudian berkembang menjadi Kerajaan besar pertama di Nusantara yang memiliki pengaruh hingga ke Thailand dan Kamboja di utara, hingga Maluku di timur.

Kini kekayaan mineral yang dikandung pulau Sumatera banyak ditambang. Banyak jenis mineral yang terdapat di Pulau Sumatera selain emas. Sumatera memiliki berbagai bahan tambang, seperti batu bara, emas, dan timah hitam. Bukan tidak mungkin sebenarnya bahan tambang seperti emas dan lain-lain banyak yang belum ditemukan di Pulau Sumatera. Beberapa orang yakin sebenarnya Pulau Sumatera banyak mengandung emas selain dari apa yang ditemukan sekarang. Jika itu benar maka Pulau Sumatera akan dikenal sebagai pulau emas kembali.


PULAU JAWA
Jawa – Pulau Padi
[Image: petajawa.jpg?w=283&h=198]

Dahulu Pulau Jawa dikenal dengan nama JawaDwipa. JawaDwipa berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “Pulau Padi” dan disebut dalam epik Hindu Ramayana. Epik itu mengatakan “Jawadwipa, dihiasi tujuh kerajaan, Pulau Emas dan perak, kaya dengan tambang emas”, sebagai salah satu bagian paling jauh di bumi. Ahli geografi Yunani, Ptolomeus juga menulis tentang adanya “negeri Emas” dan “negeri Perak” dan pulau-pulau, antara lain pulau “”Iabadiu” yang berarti “Pulau Padi”.

Ptolomeus menyebutkan di ujung barat Iabadiou (Jawadwipa) terletak Argyre (kotaperak). Kota Perak itu kemungkinan besar adalah kerajaan Sunda kuno, Salakanagara yang terletak di barat Pulau Jawa. Salakanagara dalam sejarah Sunda (Wangsakerta) disebut juga Rajatapura. Salaka diartikan perak sedangkan nagara sama dengan kota, sehingga Salakanagara banyak ditafsirkan sebagai Kota perak.

Di Pulau Jawa ini juga berdiri kerajaan besar Majapahit. Majapahit tercatat sebagai kerajaan terbesar di Nusantara yang berhasil menyatukan kepulauan Nusantara meliputi Sumatra, semenanjung Malaya, Borneo, Sulawesi, kepulauan Nusa Tenggara, Maluku, Papua, dan sebagian kepulauan Filipina. Dalam catatan Wang Ta-yuan, komoditas ekspor Jawa pada saat itu ialah lada, garam, kain, dan burung kakak tua. Mata uangnya dibuat dari campuran perak, timah putih, timah hitam, dan tembaga. Selain itu, catatan kunjungan biarawan Roma tahun 1321, Odorico da Pordenone, menyebutkan bahwa istana Raja Jawa penuh dengan perhiasan emas, perak, dan permata.

Menurut banyak pakar, pulau tersubur di dunia adalah Pulau Jawa. Hal ini masuk akal, karena Pulau Jawa mempunyai konsentrasi gunung berapi yang sangat tinggi. Banyak gunung berapi aktif di Pulau Jawa. Gunung inilah yang menyebabkan tanah Pulau Jawa sangat subur dengan kandungan nutrisi yang di perlukan oleh tanaman.

Raffles pengarang buku The History of Java merasa takjub pada kesuburan alam Jawa yang tiada tandingnya di belahan bumi mana pun. “Apabila seluruh tanah yang ada dimanfaatkan,” demikian tulisnya, “bisa dipastikan tidak ada wilayah di dunia ini yang bisa menandingi kuantitas, kualitas, dan variasi tanaman yang dihasilkan pulau ini.”

Kini pulau Jawa memasok 53 persen dari kebutuhan pangan Indonesia. Pertanian padi banyak terdapat di Pulau Jawa karena memiliki kesuburan yang luar biasa. Pulau Jawa dikatakan sebagai lumbung beras Indonesia. Jawa juga terkenal dengan kopinya yang disebut kopi Jawa. Curah hujan dan tingkat keasaman tanah di Jawa sangat pas untuk budidaya kopi. Jauh lebih baik dari kopi Amerika Latin ataupun Afrika.

Hasil pertanian pangan lainnya berupa sayur-sayuran dan buah-buahan juga benyak terdapat di Jawa, misalnya kacang tanah, kacang hijau, daun bawang, bawang merah, kentang, kubis, lobak, petsai, kacang panjang, wortel, buncis, bayam, ketimun, cabe, terong, labu siam, kacang merah, tomat, alpokat, jeruk, durian, duku, jambu biji, jambu air, jambu bol, nenas, mangga, pepaya, pisang, sawo, salak,apel, anggur serta rambutan. Bahkan di Jawa kini dicoba untuk ditanam gandum dan pohon kurma. Bukan tidak mungkin jika lahan di Pulau Jawa dipakai dan diolah secara maksimal untuk pertanian maka Pulau Jawa bisa sangat kaya hanya dari hasil pertanian.


PULAU KALIMANTAN
Kalimantan – Pulau Lumbung energi
[Image: petakalimantan.jpg?w=283&h=231]

Dahulu nama pulau terbesar ketiga di dunia ini adalah Warunadwipa yang artinya Pulau Dewa Laut. Kalimantan dalam berita-berita China (T’ai p’ing huan yu chi) disebut dengan istilah Chin li p’i shih. Nusa Kencana” adalah sebutan pulau Kalimantan dalam naskah-naskah Jawa Kuno. Orang Melayu menyebutnya Pulau Hujung Tanah (P’ulo Chung). Borneo adalah nama yang dipakai oleh kolonial Inggris dan Belanda.

Pada zaman dulu pedagang asing datang ke pulau ini mencari komoditas hasil alam berupa kamfer, lilin dan sarang burung walet melakukan barter dengan guci keramik yang bernilai tinggi dalam masyarakat Dayak. Para pendatang India maupun orang Melayu memasuki muara-muara sungai untuk mencari lahan bercocok tanam dan berhasil menemukan tambang emas dan intan di Pulau ini.

Di Kalimantan berdiri kerajaan Kutai. Kutai Martadipura adalah kerajaan tertua bercorak Hindu di Nusantara. Nama Kutai sudah disebut-sebut sejak abad ke 4 (empat) pada berita-berita India secara tegas menyebutkan Kutai dengan nama “Quetaire” begitu pula dengan berita Cina pada abat ke 9 (sembilan) menyebut Kutai dengan sebutan “Kho They” yang berarti kerajaan besar. Dan pada abad 13 (tiga belas) dalam kesusastraan kuno Kitab Negara Kertagama yang disusun oleh Empu Prapanca ditulis dengan istilah “Tunjung Kute”. Peradaban Kutai masa lalu inilah yang menjadi tonggak awal zaman sejarah di Indonesia.

Kini Pulau Kalimantan merupakan salah satu lumbung sumberdaya alam di Indonesia memiliki beberapa sumberdaya yang dapat dijadikan sebagai sumber energi, diantaranya adalah batubara, minyak, gas dan geothermal.Yang luar biasa ternyata Kalimantan memiliki banyak cadangan uranium yang bisa dipakai untuk pembangkit listrik tenaga nuklir. Disamping itu Kalimantan juga memiliki potensi lain yakni sebagai penyedia sumber energi botani atau terbaharui. Sumber energi botani atau bioenergi ini adalah dari CPO sawit. Pulau Kalimantan memang sangat kaya.


PULAU SULAWESI
Sulawesi – Pulau besi
[Image: petasulawesi.jpg?w=218&h=320]

Nama Sulawesi konon berasal dari kata ‘Sula’ yang berarti pulau dan ‘besi’. Pulau Sulawesi sejak dahulu adalah penghasil bessi (besi), sehingga tidaklah mengherankan Ussu dan sekitar danau Matana mengandung besi dan nikkel. Di sulawesi pernah berdiri Kerajaan Luwu yang merupakan salah satu kerajaan tertua di Sulawesi. Wilayah Luwu merupakan penghasil besi. Bessi Luwu atau senjata Luwu (keris atau kawali) sangat terkenal akan keampuhannya, bukan saja di Sulawesi tetapi juga di luar Sulawesi. Dalam sejarah Majapahit, wilayah Luwu merupakan pembayar upeti kerajaan, selain dikenal sebagai pemasok utama besi ke Majapahit, Maluku dan lain-lain.

Peta Dunia Zaman Dulu



Koleksi PETA DUNIA Kuno, 2000 SM